Bandar LampungDaerah

PANGDAM XXI/RADIN INTEN MENYAPA MAHASISWA DAN MEDIA

×

PANGDAM XXI/RADIN INTEN MENYAPA MAHASISWA DAN MEDIA

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung , Info Post Lampung Com — Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), menunjukkan kepemimpinan yang humanis, terbuka, dan responsif dalam sejumlah forum dialog bersama mahasiswa serta insan media di Provinsi Lampung. Rabu (06/05/2026).

Sikap tersebut tercermin saat Pangdam berdialog dengan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Melawan di Gapura Kantor DPRD Provinsi Lampung. Di tengah penyampaian tanggapan atas berbagai tuntutan, Pangdam menghentikan dialog sejenak ketika adzan Dzuhur berkumandang. Momen tersebut menghadirkan suasana hening yang penuh penghormatan dari seluruh peserta aksi.

Dalam kesempatan itu, Pangdam menegaskan komitmennya untuk meneruskan aspirasi mahasiswa kepada Panglima TNI, khususnya terkait tuntutan pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus agar ditangani secara tuntas dan transparan. Ia juga mengingatkan bahwa setiap proses hukum memerlukan waktu dan harus berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

Lebih lanjut, Pangdam mengapresiasi peran mahasiswa sebagai kontrol sosial dalam kehidupan demokrasi. Menurutnya, penyampaian aspirasi secara tertib dan damai merupakan bentuk kepedulian terhadap profesionalisme institusi, sekaligus kontribusi nyata dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.

Komitmen membangun komunikasi yang konstruktif juga ditunjukkan melalui kegiatan silaturahmi dan diskusi bersama mahasiswa Universitas Bandar Lampung di Aula A. Yani Makodam XXI/Radin Inten. Dalam forum tersebut, Pangdam menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai agen perubahan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berkarakter kuat, berwawasan kebangsaan, dan memiliki semangat bela negara.

“Generasi muda harus mampu berpikir kritis di tengah tantangan global, namun tetap berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan cinta tanah air,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk bijak dalam menyikapi arus informasi, khususnya di media sosial, serta tidak mudah terpengaruh oleh hoaks. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai isu strategis yang diangkat mahasiswa, mulai dari hak asasi manusia, ketahanan pangan, hingga penguatan ekonomi desa melalui koperasi.

Selain itu, Kodam XXI/Radin Inten turut menggelar kegiatan silaturahmi dan halal bihalal bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) serta insan media se-Provinsi Lampung. Kegiatan bertema “Kodam XXI/RI Kolaborasi Untuk Negeri” tersebut menjadi wadah mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, akademisi, dan media, yang berlangsung di Aula A. Sudirman Makodam XXI/Radin Inten.

Dalam forum tersebut, Pangdam menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan, termasuk terkait aksi 7 April 2026, telah diteruskan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti. Ia juga menjelaskan peran TNI AD dalam pengawasan program strategis, termasuk Koperasi Merah Putih, melalui mekanisme pengawasan berjenjang di satuan kewilayahan.

Lebih jauh, Pangdam memaparkan sejumlah program strategis Kodam XXI/Radin Inten, di antaranya pembangunan Jembatan Perintis Garuda, pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), program ketahanan pangan, serta inisiatif makan bergizi gratis. Kodam juga menghadirkan Centurion 21 sebagai sarana komunikasi antara masyarakat dan jajaran TNI.

Di bidang teritorial, pembangunan tujuh batalyon infanteri yang tersebar di wilayah Lampung dan Bengkulu menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Rangkaian kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergitas antara TNI, mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan insan pers. Melalui komunikasi yang terbuka dan kolaboratif, diharapkan tercipta stabilitas serta kontribusi nyata bagi kemajuan Provinsi Lampung dan Indonesia secara keseluruhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *