
Infopostlampung.com, Bandar Lampung
Sinergi antara Babinsa, aparat terkait, petugas pemadam kebakaran, dan warga masyarakat kembali ditunjukkan dalam penanganan kebakaran lahan kosong yang terjadi di Jl. Wan Abdul Rahman RT 006 LK 3, Kelurahan Batu Putuk, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung, pada Kamis (15/10/2026).
Kebakaran yang menghanguskan lahan kosong milik Bapak H. Bunyamin dengan luas ±2.000 m² tersebut diduga disebabkan oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan. Api pertama kali diketahui sekitar pukul 15.55 WIB setelah Babinsa Kelurahan Batu Putuk, Sertu Agus Nuri, anggota Koramil 410-03/TBU, menerima laporan dari Ketua RT 006 LK 3.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Babinsa dengan sigap langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandar Lampung. Tidak hanya itu, Sertu Agus Nuri juga turun langsung ke lokasi untuk membantu proses pemadaman bersama warga sekitar.
“Setelah menerima laporan dari warga, saya langsung berkoordinasi dengan Damkar dan menuju lokasi untuk membantu memadamkan api bersama masyarakat,” ujar Sertu Agus Nuri di lokasi kejadian.
Petugas Damkar Kota Bandar Lampung tiba di lokasi sekitar pukul 16.20 WIB dengan mengerahkan 3 unit mobil pemadam. Proses pemadaman berlangsung intensif dengan dukungan penuh dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, Lurah Batu Putuk, serta warga masyarakat yang turut serta membantu.
Berkat kerja sama yang solid, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.55 WIB. Hingga pukul 17.00 WIB, Babinsa masih melakukan pemantauan di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa dan mencegah terjadinya kebakaran susulan.
Turut hadir di lokasi kejadian, Camat Teluk Betung Barat, Lurah Batu Putuk, Babinsa, petugas Damkar Kota Bandar Lampung, aparat terkait wilayah teluk betung barat, Kepala Lingkungan/RT, Linmas, serta masyarakat setempat.
Peristiwa ini menjadi bukti nyata sinergitas TNI dan pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan. Babinsa sebagai ujung tombak satuan teritorial terus berperan aktif dalam setiap kegiatan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. (Husni)